Iman = Peduli
Iman adalah peduli. Maka tiada iman tanpa kepedulian. Dan level iman seseorang ditentukan
antara lain oleh tingkat kepeduliannya. Beriman tapi tidak peduli? Pasti ada
masalah dengan imannya.
Mengapa kita harus peduli? Karena peduli adalah bukti awal rasa tanggung
jawab. Sedangkan kita akan ditanya dan diminta pertanggungan jawab tentang
segala yang
kita dengar dengan nikmat pendengaran, kita lihat dengan nikmat
penglihatan dan kita pikirkan dengan nikmat pikiran serta hati kita (QS.
Al-Israa’: 36)
Mengapa kita harus peduli? Karena peduli itu baik dan sumber kebaikan.
Sebaliknya, segala kerusakan pasti bermula dari sifat dan sikap ketidak
pedulian
Mengapa keburukan, kemaksiatan dan kejahatan merajalela di tengah-tengah
masyarakat kita, kalau bukan gara-gara kepedulian moral dan sosial yang telah
hampir punah?
Siapa
yang peduli? Ketika moralitas, mentalitas, martabat dan harga diri telah
nyaris tak berbekas dan tak punya tempat lagi di negeri ini. Adakah yang masih
peduli?
Siapa
yang peduli? Ketika pihak-pihak yang terbukti lebih loyal kepada kekuatan
dan kepentingan luar, tetap saja selalu dipercaya dan diberi jalan lapang serta
peluang lebar untuk bebas “mengurus” negeri. Adakah yang masih
peduli?
Siapa
yang peduli? Ketika satu persatu asset bangsa dan negara tergadai,
terjual dan pindah ke tangan asing. Adakah yang masih peduli?
Siapa
yang peduli? Ketika mayorias rakyat dan putra bangsa justru hanya
menjadi pekerja upahan dan kuli sewaan di negeri sendiri. Adakah yang masih
peduli?
Siapa
yang peduli? Kemana perginya mayoritas kekayaan alam anugerah ilahi tak
ternilai,
yang membuat semua bangsa iri? Adakah yang masih peduli?
Siapa
yang peduli? Ketika penentu utama segala urusan dan kepentingan bangsa
justru sudah bukan lagi berada di tangan putranya sendiri! Adakah yang masih
peduli?
Siapa
yang peduli? Ketika terhadap beragam peristiwa besar di negeri ini,
jangankan untuk berpikir tentang solusi, bahkan kitapun lebih sering tidak tahu
secara pasti apa yang sebenarnya terjadi? Lalu adakah yang masih
peduli?
sumber : http://ustadzmudzoffar.wordpress.com
sumber : http://ustadzmudzoffar.wordpress.com

0 komentar:
Posting Komentar